You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Cek Penyebab Genangan di Meruya Selatan
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Penyebab Genangan di Meruya Selatan Dicek

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama telah memerintahkan Dinas Tata Air DKI Jakarta mencari tahu penyebab timbulnya genangan di sejumlah kawasan usai hujan deras Rabu (13/1) malam.

Kami lagi cek apa penyebabnya karena ada beberapa temuan

Seperti genangan yang timbul di kawasan Meruya Selatan, Jakarta Barat. Saat ini genangan tersebut telah surut.

Cegah Genangan, 40 PPSU di Meruya Selatan Disiagakan

"Kami lagi cek apa penyebabnya karena ada beberapa temuan, ada yang memang masuk ke saluran penghubung yang terlalu rendah bangunannya,” ujar Basuki di Balai Kota, Kamis (14/1).

Dikatakan Basuki ada beberapa bangunan di kawasan itu yang ketinggian lantainya sama dengan saluran penghubung (PHB) sehingga memperlambat aliran air.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menambahkan, meski saat ini genangan di Meruya Selatan telah surut, namun dirinya berharap tidak ada lagi genangan di Jakarta.

"Surut mah cepat, cuma kan Jakarta nggak boleh ada genangan. Kalau ada genangan 10 menit saja macetnya sudah berkilo-kilo meter," ucap Basuki.

Sebelumnya, hujan mengguyur sebagian wilayah Jakarta pada Rabu (13/1) malam hingga menyebabkan genangan di sejumlah tempat. Di Meruya Selatan, titik genangan setinggi hampir 40 sentimeter terdapat di depan Kompleks Meruya Indah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23286 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1834 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1176 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1113 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye907 personFakhrizal Fakhri